Mitos Ratu Adil dan Fenomena Nabi Palsu 1

Beautiful nature sky over the sea

Segala puji bagi Allah, berbahagialah orang-orang yang mengilmui, mengimani dan mengamalkan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Allah dan Rasul-Nya telah memperingatkan akan kemunculan rasul atau nabi-nabi palsu, baik di zaman Rasulullah Muhammad saw, hingga saat-saat semakin mendekati hari Kiyamat.

Bila orang betul-betul sebagai Muslimin, Mukminin atau Mukhlisin, insya Allah tidak akan termakan ulah para manusia durhaka yang dengan berani menentang Allah dengan memproklamirkan diri sebagai Rasul Allah, setelah diutusnya Rasulullah Muhammad saw. Allah swt berfirman yang artinya:

Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. 33:40)

Rasulullah Muhammad saw sendiri telah menyampaikan khabar tentang akan munculnya Nabi-Nabi atau Rasul-Rasul Palsu dalam beberapa hadist yang artinya

"Tidak akan datang kiamat sehingga bangkit pembohong pembohong be­sar yang jumlahnya mendekati tiga puluh orang, masing-masing mengaku se­bagai utusan Allah. " (Shahih Bukhari, Kitab Al-Manaqib, Bab 'Alamatan-Nu buwwah 6: 616; Shahih Muslim, Kitab Al-Fitan wa Asyroth As-Sa'ah 18: 45-46).

"Tidak akan datang kiamat sehingga beberapa qabilah dari umatku bergabung dengan orang-orang musyrik dan sehingga mereka menyembah berhala-ber­hala. Dan sesungguhnya akan ada di kalangan umatku ini tiga puluh orang pembohong besar yang masing-masing mengaku sebagai nabi, padahal akulah penutup para nabi, tidak ada nabi sama sekali sesudahku. " HR. Abu Daud dan Tirmidzi ("Aunul Ma'bud Syarah Abi Daud 11: 324; Tuhfatul Ahwadzi Syarah Tirmidzi 6: 466. Tirmidzi berkata, "ini adalah hadits shahih. " Al-Albani berkata, "Shahih. " Periksa: Shahih Al-­Jami'ush Shaghir 6: 174, hadits nomor 7295).

"Demi Allah, tidaklah akan datang kiamat sehingga muncul tiga puluh orang pembohong besar, dan yang terakhir dari mereka ialah yang buta sebelah ma­tanya, sang pembohong besar. " (Musnad Ahmad 5: 16 dengan catatan pinggir Muntakhab Kanzul 'Ummah).

"Akan muncul di kalangan umatku pembohong pembohong besar sebanyak dua puluh tujuh orang, empat orang di antaranya adalah wanita. Sedangkan saya adalah penutup para nabi, tidak ada nabi lagi sesudahku. " (Musnad Ahmad S: 396. Hadits ini adalah shahih. Periksa: Shahih Al-Jami'ush Shaghir 4: 97, hadits nomor 4143. Al-Haitsami berkata, "Diriwayatkan oleh Ahmad dan Tha­brani dalam Al-Kabir dan Al-Ausath, dan diriwayatkan pula oleh Al-Bazzar sedang perawi-perawi Al-Bazzar ini adalah shahih. Majma’uz-Aawaid 7:332.)

Nabi palsu yang muncul di jaman Rasulullah adalah Musailamah Al-Kadzdzab, yang telah memiliki pengikut yang sangat banyak dan membuat banyak fitnah terhadap Islam, yang akhirnya dibunuh pada jaman khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq .ra. dalam perang Yamamah.

Di negri Yaman muncul nabi palsu Al-Aswad Al-‘Ansi, yang juga dibunuh oleh para sahabat. Ada pula Nabi perempuan bernama Sajah, yang dikawin oleh Musailamah, namun akhirnya bertaubat dan kembali memeluk Islam.

Al-Muktar bin Abi Ubaid Ats-Tsaqafi memiliki pengikut yang banyak di kota Kuffah, yang mengaku didatangi Malaikat Jibril, pada zaman pemerintahan Ibnu Zubair.

Al-Harits Al-Kadzdzab mengaku nabi palsu di jaman pemerintahan Abdul Malik bin Marwan, yang kemudian harus menerima hukum bunuh. Dan Dijaman Modern ada yang mengaku Nabi orang yang bernama Mirza Ghulam Ahmad.

Dan pada akhir-akhir inipun di Indonesia bermunculan orang-orang yang mengaku menjadi Nabi/ Rasul baru, mengaku diutus oleh Allah, mendapat tugas dari Allah lewat mimpi untuk menjadi Rasul, mendapat wahyu dari Allah, setelah diutusnya Rasulullah Muhammad saw.

Dan tentunya mereka itu semua baik yang laki-laki atau yang perempuan adalah Nabi-Nabi/Rasul Palsu, Pembohong dan Penyesat Umat.
Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl